Karya Digital Mahasiswa FST Melaju dan Raih Bronze Medal di Ajang Nasional

Malang, 16 November 2025. Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang kembali menorehkan prestasi nasional melalui ajang National Empowerment, Innovation, Research and Art (NEIRA) Competition 2 yang berlangsung di Malang pada 15–16 November 2025. Kompetisi yang diselenggarakan oleh STMIK PPKIA Pradnya Paramita (STIMATA) bekerja sama dengan Sentosa Foundation ini mengangkat tema “Peran Generasi Muda dalam Melahirkan Inovasi dan Karya Ilmiah untuk Mewujudkan Indonesia Maju dan Berkelanjutan,” dengan sub tema meliputi bidang pertanian, pendidikan, pangan, pariwisata dan budaya, teknologi, kesehatan, lingkungan, hukum, sosial dan ekonomi, jasa, fashion dan desain, serta kuliner.

Dalam kompetisi tersebut, Tim FST UIN Walisongo berhasil menggondol Bronze Medal melalui karya inovatif berjudul “SiGondang.id: Inovasi Branding Digital untuk Menggerakkan Ekonomi Kreatif Desa Gondang.” Karya ini merupakan sebuah platform digital yang dirancang untuk memperkuat branding desa, menampilkan potensi lokal secara lebih luas, serta membantu pelaku usaha desa dalam mengembangkan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web. Relevansi karya dengan kebutuhan masyarakat desa, ditambah kematangan konsep digital yang ditawarkan, menjadikan inovasi ini mampu bersaing dengan ratusan peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi besar Program Studi Teknologi Informasi, khususnya melalui peran Marwan Aldi Pratama selaku ketua tim. Sebagai mahasiswa Prodi Teknologi Informasi, Marwan berperan penting dalam merancang arsitektur sistem, menentukan alur kerja platform, serta memastikan bahwa solusi digital yang dikembangkan memiliki fungsionalitas yang tepat guna dan dapat diterapkan oleh masyarakat secara langsung. Keandalan pendekatan teknologi yang dibawanya mempertegas peran Prodi Teknologi Informasi sebagai pusat pengembangan inovasi digital di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Tim ini turut diperkuat oleh dua anggota lainnya, Aqila Fadhia Haya dan Ersyah Nur Afriliana dari Program Studi Pendidikan Kimia, yang berperan dalam merancang aspek konten, pendekatan sosial, serta strategi implementasi di masyarakat. Kolaborasi lintas prodi dalam satu fakultas ini menunjukkan bahwa sinergi antara bidang teknologi dan pendidikan dapat menghasilkan produk inovatif yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kedalaman sosial dan keberlanjutan.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi ini, menegaskan bahwa keberhasilan tim merupakan cerminan dari kualitas pembelajaran, kreativitas riset, dan budaya inovasi yang terus dikembangkan di lingkungan FST. Menurutnya, capaian Bronze Medal ini sekaligus mengukuhkan posisi Prodi Teknologi Informasi sebagai salah satu motor penggerak inovasi digital kampus, yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan masyarakat melalui solusi teknologi yang humanis dan berorientasi pemberdayaan.

Lebih jauh, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa FST mampu bersaing dalam kompetisi yang menuntut kemampuan analisis, kreativitas, serta kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Karya SiGondang.id menjadi contoh bagaimana teknologi informasi dapat diterjemahkan menjadi alat pemberdayaan yang konkret, terutama dalam konteks penguatan ekonomi kreatif desa. Dengan memadukan aspek desain digital, tata kelola informasi, dan strategi branding, karya ini memberikan gambaran bagaimana teknologi dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan komunitas lokal.

Selain memberikan pengalaman kompetisi tingkat nasional, partisipasi mahasiswa dalam NEIRA Competition juga memupuk kepercayaan diri, kemampuan presentasi ilmiah, serta kemampuan bekerja dalam tim lintas disiplin. Kompetisi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan inovator lain dari berbagai perguruan tinggi, sehingga memperluas jejaring akademik dan profesional mereka. Pengalaman seperti ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam pengembangan karier dan kontribusi mereka di masa depan.

Prestasi Bronze Medal pada NEIRA Competition 2 ini tidak hanya mengharumkan nama UIN Walisongo, tetapi juga menjadi dorongan bagi FST untuk terus memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fakultas optimis bahwa ke depan akan semakin banyak karya mahasiswa, khususnya dari Prodi Teknologi Informasi, yang mampu memberikan solusi digital kreatif, aplikatif, dan berdampak bagi pembangunan masyarakat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *